Jumat, 25 Juli 2025

Cara Memotong Tumpeng yang Benar, Benarkah Bukan dari Puncaknya?

 


Gambar : Getty Images/Kadek Bonit Permade/detik.com

Solo - Memotong tumpeng yang benar bukan dari bagian puncak, melainkan harus dimulai dari bagian bawah dan perlahan-lahan bergeser ke puncak. Filosofi di balik cara ini adalah bagian bawah tumpeng melambangkan masyarakat, sedangkan puncaknya melambangkan Tuhan. Memotong langsung dari puncak dianggap seperti memutus hubungan manusia dengan Sang Pencipta, sehingga maknanya bergeser dan tidak sesuai filosofi tumpeng.

Menurut keterangan dalam jurnal 'Kajian Etnobiologi Tumpeng sebagai Makanan Budaya Suku Jawa di Indonesia' yang dikutip oleh detikFood, setelah bagian bawah tumpeng dipotong terlebih dahulu, potongan pertama ini biasanya diberikan kepada orang yang dituakan atau dihormati sebagai bentuk penghormatan. Setelah itu, secara berurutan diberikan kepada keluarga, orang terdekat, dan teman-teman.

Tumpeng yang telah dipotong juga harus disajikan dengan lauk-pauk secara lengkap, walaupun porsinya sedikit. Orang yang bertugas memotong tumpeng biasanya adalah orang yang dituakan, sesuai dengan ungkapan mikul dhuwur mendhem jero yang berarti menjunjung kehormatan orang tua dan mengubur aib dalam-dalam.

Peneliti di Pusat Studi Pandan dan Gizi Universitas Gadjah Mada, Murdijati Gardjito, menjelaskan bahwa tumpeng berasal dari budaya Jawa yang dipengaruhi Hindu India. Bentuk kerucut tumpeng melambangkan Gunung Mahameru yang dianggap suci. Setiap bagian tumpeng memiliki makna: puncak adalah Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan bagian bawah adalah umat manusia dengan segala keberagamannya. Oleh karena itu, memotong tumpeng dari puncak dianggap memutus hubungan umat dengan Tuhan.

Makan tumpeng yang benar ialah dilakukan bersama-sama secara bergiliran dan mengambil bagian dari bawah ke atas, disertai lauk yang lengkap. Filosofi ini disebut manunggaling kawulo lan Gusti yang berarti bersatunya makhluk dengan Sang Pencipta.

Kebiasaan memotong tumpeng dari puncak diyakini muncul akibat pengaruh budaya Barat yang memotong kue dari atas, sehingga tidak sesuai dengan tradisi asli tumpeng.

Sumber : detik.com
Penulis : detik.com

Penyunting : Akyas Dzakir Akrom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Timnas U-23 Indonesia Melaju ke Final ASEAN Cup Setelah Menang Adu Penalti atas Thailand

Gambar : AkarFakta (Instagram Timnas Indonesia) Jakarta, 25 Juli 2025 – Timnas U-23 Indonesia berhasil melaju ke babak final ASEAN Cup U-23...