Jumat, 25 Juli 2025

Kompak! Seluruh Kepala Daerah Dukung Gubernur Bangun Jateng Tanpa Ego Sektoral

 


Gambar : IST

Semarang – Apel pagi seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah yang digelar di halaman Kantor Gubernuran pada Senin (26/5/2025) berjalan dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan. Para kepala daerah menyambut positif pesan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menekankan pentingnya sinergi lintas wilayah, kerja tanpa ego sektoral, dan komunikasi terbuka.

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mengaku tidak menyangka akan diajak apel pagi meski kondisi sedang hujan. Ia menegaskan kesiapannya melaksanakan pesan Gubernur Ahmad Luthfi yang mengedepankan kolaborasi dan kebersamaan.

“Kerja sama antardaerah penting, seperti antara Kota Semarang dengan Kabupaten Semarang, Kendal, atau Grobogan. Ini harus dirawat. Kenapa? Karena Semarang itu letaknya di hilir. Kalau hulu (Kabupaten sekitar) tidak kita garap, Semarang juga tidak akan kuat,” tegas Iswar.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menyatakan bahwa kegiatan apel pagi tersebut sangat bagus dan positif.

“Tadi pagi saat apel, semua kumpul. Ini hal positif dan kalau bisa dibuat rutin, ya bagus. Supaya komunikasi antarkepala daerah, OPD, dan ASN bisa terjaga. Kita nggak canggung satu sama lain,” ujar Bellinda.

Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, juga mengapresiasi Gubernur Ahmad Luthfi yang kerap mengumpulkan kepala daerah.

“Pak Gubernur juga sering mengadakan acara kumpul-kumpul semacam ini, dan itu bagus. Pesan beliau sangat luar biasa: bupati dan wakil bupati harus rukun, harus solid untuk bisa mengemban tugas ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mengaku selama dua periode menjabat, baru kali ini merasakan apel bersama yang juga melibatkan para wakil kepala daerah.

“Ini bukan sekadar seremoni. Ini menunjukkan bahwa Bapak Gubernur ingin mengajak kita semua, untuk kompak dan solid dalam membangun Jawa Tengah,” ujar Dedy Yon.

Dedy juga menyoroti pendekatan komunikasi Gubernur Luthfi yang santai tapi serius (sersan).

“Beliau membuka ruang komunikasi tanpa sekat. Tidak ada jarak antara gubernur dengan bupati atau wali kota. Tapi tetap fokus pada progres dan capaian target,” jelasnya.

Lebih jauh, Dedy Yon menyampaikan pentingnya kolaborasi antardaerah, khususnya dalam menghadapi persoalan lintas wilayah seperti lingkungan hidup.

“Bapak Gubernur selalu mengingatkan agar tidak ada ego sektoral. Semua daerah harus saling bekerja sama, termasuk dalam penanganan banjir dan sampah,” tegasnya.

Dedy mencontohkan Kota Tegal sebagai wilayah hilir yang tidak bisa bekerja sendiri.

“Di atas Kota Tegal ada Kabupaten Tegal. Maka penanganan banjir harus dilakukan bersama. Mitigasinya pun harus terintegrasi,” pungkasnya.

Sumber : jatenginfo.inews.id

Penulis : jatenginfo.inews.id

Penyunting : Akyas Dzakir Akrom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Timnas U-23 Indonesia Melaju ke Final ASEAN Cup Setelah Menang Adu Penalti atas Thailand

Gambar : AkarFakta (Instagram Timnas Indonesia) Jakarta, 25 Juli 2025 – Timnas U-23 Indonesia berhasil melaju ke babak final ASEAN Cup U-23...