Sabtu, 26 Juli 2025

Apresiasi Wali Kota untuk Pelestarian Tradisi Sedekah Bumi oleh Warga Semarang

 

Gambar : Pemkot Semarang

Semarang – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti memberikan apresiasi tinggi kepada warga Kelurahan Gedawang dan Kecamatan Banyumanik karena tetap setia melestarikan tradisi Sedekah Bumi atau yang juga dikenal sebagai Apitan. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur warga atas kenikmatan yang diberikan oleh Sang Pencipta.

“Tradisi apitan atau sedekah bumi bukan hanya seremoni tahunan. Ia adalah cermin dari jati diri kita. Ini adalah momen sakral untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas hasil bumi, atas rezeki, atas kebersamaan, dan atas segala nikmat yang kita terima,” kata Agustina saat menghadiri Gelar Budaya Apitan di Lapangan Gedawang, Sabtu (10/5/2025).

Agustina menegaskan bahwa pelestarian budaya ini harus menjadi bagian penting dari pembangunan kota. “Semarang bukan hanya tentang gedung tinggi, jalan tol, atau infrastruktur. Tapi juga tentang ruang-ruang seperti ini, di mana nilai-nilai luhur dijaga, ditumbuhkan, dan diwariskan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar menjadi pelaku aktif dalam menjaga adat istiadat lokal. “Kepada anak-anak muda Gedawang, Karang Taruna, generasi muda, kalian adalah penerus adat ini. Jangan hanya jadi penonton. Jadilah pelaku. Jadilah penjaga. Saya yakin kalian bisa.”

Rangkaian acara Apitan diawali dengan kerja bakti warga membersihkan lingkungan, dilanjutkan dengan doa bersama di makam leluhur Eyang Giyanti Puro. Kemudian dilanjutkan dengan pengajian umum, santunan kepada dhuafa dan anak yatim, juga karnaval budaya serta lomba gunungan dan tumpeng antar-RW. Ribuan warga ikut meramaikan kirab 10 gunungan hasil bumi yang kemudian diperebutkan sebagai simbol rasa syukur.

Gelar Budaya Apitan diakhiri dengan pertunjukan seni Campur Sari dan Wayang Kulit, sebagai wujud nyata pelestarian budaya Kota Semarang di tengah perkembangan zaman.

Tradisi Sedekah Bumi Semacam ini tidak hanya sebagai ritual sakral tetapi juga penggerak sosial budaya dan penguat kebersamaan masyarakat Semarang, menjadi warisan yang dihidupkan setiap tahun secara berkelanjutan.

Sumber : Pemkot Semarang

Penulis : Pemkot Semarang

Penyunting : Sekar Awwaliyah Hussen


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Timnas U-23 Indonesia Melaju ke Final ASEAN Cup Setelah Menang Adu Penalti atas Thailand

Gambar : AkarFakta (Instagram Timnas Indonesia) Jakarta, 25 Juli 2025 – Timnas U-23 Indonesia berhasil melaju ke babak final ASEAN Cup U-23...