Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa peresmian ini menandai kehadiran negara untuk mendukung akses pendidikan bagi siswa kurang mampu:
“Hari ini tepat di gedung Sentra Terpadu Soeharso, sembilan sekolah rakyat kabupaten/kota di Provinsi Jateng diresmikan. Ini bukti hadirnya negara untuk menyejahterakan masyarakat,” ungkapnya pada acara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Menengah Atas 17 Surakarta.
Angkatan pertama Sekolah Rakyat tersebut menampung sekitar 850 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sesuai data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
Gubernur menambahkan bahwa program ini hadir sebagai upaya nyata pemerintah untuk mengikis kemiskinan ekstrem melalui pendidikan:
“Keberadaan sekolah rakyat tersebut sebagai upaya untuk mengikis kemiskinan ekstrem dari sisi pendidikan,” jelas Luthfi.
Model Sekolah Rakyat bersifat boarding school, di mana peserta didik tinggal di asrama hingga lulus. Namun, orang tua tetap dapat menjenguk anak-anak mereka setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu). Di SR Menengah Atas 17 Surakarta, misalnya, terdapat sekitar 200 siswa, dibantu oleh 20 guru dan tenaga pendidik serta 12 wali asuh asrama.
Gubernur menekankan bahwa program Sekolah Rakyat Selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Program ini adalah bagian dari langkah provinsi untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto,” kata Luthfi.
Selain itu, Pemprov Jateng juga menjalankan program kemitraan dengan sekolah swasta, menyediakan akses pendidikan gratis bagi lebih dari 5.000 siswa SMA/SMK lewat 56 SMA dan 83 SMK mitra.
Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Ia menyatakan bahwa Pemkot akan menyediakan fasilitas hiburan seperti tiket konser dan penggunaan fasilitas olahraga tiga bulan sekali untuk siswa dan orang tua, guna mendukung semangat belajar siswa baru.
Sumber : jatengprov.go.id
Penulis : jatengprov.go.id
Penyunting : Akyas Dzakir Akrom

Tidak ada komentar:
Posting Komentar