Labusel, Rabu (24/7/2025) – Sebuah video curahan hati siswi MTs Darul Muhsinin di Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, menjadi viral setelah ia mengaku berhenti sekolah karena didesak membayar biaya rekreasi yang tidak diikutinya.
Dalam video tersebut, siswi yang berinisial IM dan duduk di kelas VII ini menuturkan bahwa ia merasa malu dan tertekan lantaran terus ditagih biaya rekreasi sebesar Rp 350.000, meski tidak ikut serta dalam kegiatan tersebut.
“Saya malu, Pak. Meski saya nggak ikut rekreasi, tetap disuruh bayar. Saya sudah cicil, tapi masih kurang Rp 350.000,” ujar IM sambil menahan tangis.
IM yang dibesarkan oleh ibu angkatnya, Ira (53), mengungkap bahwa tekanan dari pihak sekolah membuatnya memutuskan untuk berhenti sekolah. Saat ini, ia bekerja di kawasan pertokoan untuk membantu keluarga, meski ia tetap punya cita-cita melanjutkan pendidikan.
Klaim tentang tagihan ini dibantah oleh pihak sekolah. Kepala MTs Darul Muhsinin, Asri Candra, menyatakan informasi dalam video tersebut tidak benar dan disebut sebagai hoaks yang disebarkan oleh pihak tertentu.
“Intan berhenti sekolah karena keinginannya sendiri, bukan karena tagihan biaya rekreasi,” kata Asri.
Meski demikian, Asri mengakui pihak sekolah memang menetapkan biaya rekreasi sebesar Rp 480.000 berdasarkan keputusan hasil musyawarah wali murid, termasuk untuk siswa yang tidak ikut. Biaya tersebut diberlakukan untuk menutup sewa bus meskipun siswa tidak hadir dalam kegiatan.
Sumber : iNews
Penulis : iNews
Penyunting : Sekar Awwaliyah Hussen

Tidak ada komentar:
Posting Komentar